
Konsep kei car yang populer di Jepang kini memasuki era elektrifikasi, dengan fokus tidak hanya pada efisiensi tetapi juga pada modularitas. Toyota dan mitra utamanya, Daihatsu saat ini sedang bekerja sama untuk mengembangkan sebuah proyek kei car listrik yang sangat ambisius.
Kendaraan ini tidak hadir dalam satu bentuk tunggal saja, melainkan dalam desain modular yang memungkinkan penyesuaian berbagai ukuran dan fungsi, sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Konsep ini didasarkan pada purwarupa yang sempat dipamerkan Toyota, yakni Kayoibako.
Tujuan dari dirancangnya mobil modular ini adalah untuk memaksimalkan fleksibilitas, baik untuk penggunaan pribadi maupun komersial ringan.
Desain boxy dan kompak khas kei car ini dapat diubah menjadi van kargo kecil, kendaraan komuter, atau bahkan mikro-camper untuk petualangan singkat.
Dilansir autoevolution, kunci utama dari kolaborasi antara Toyota dan Daihatsu tentang pemanfaatan platform listrik bersama untuk menciptakan mobil yang lebih ringkas, hemat energi, dan tentu saja memenuhi regulasi ketat kei car Jepang.
Model produksi yang terinspirasi dari konsep ini diperkirakan akan menyapa pasar pada 2026.
Tentu saja pasar domestik Jepang akan menjadi fokus utama dari pemasarannya, yang sangat menghargai efisiensi ruang dan biaya rendah.
Mobil ini bahkan hadir dalam versi yang sedikit berbeda, di mana satu versi diwakili oleh Toyota dan versi lain oleh Daihatsu, menegaskan sinergi kedua pabrikan tersebut.